artikelby: ahmad on: 2011-07-08 00:37:41 telah dilihat sebanyak 8761

Wortel Memperindah Mata Anda

Anda mungkin pernah mendengar teka-teki jenaka berikut: “Mengapa tidak ada kelinci yang memakai kacamata?” Karena mereka banyak makan wortel!

Beta-karoten pada wortel

Wortel mengandung beta-karoten yang dapat dikonversi di dalam tubuh menjadi vitamin A. Oleh karena itu beta-karoten juga disebut pro-vitamin A. Vitamin A dalam bentuk jadi juga terdapat dalam makanan lain, terutama produk hewani seperti hati, mentega, ikan, susu, keju dan kuning telur.

Vitamin A diperlukan dalam menjalankan fungsi mata, terutama untuk menyesuaikan diri dengan kegelapan. Rabun senja (menjadi buta bila cahaya redup) dapat terjadi bila kekurangan vitamin A yang parah dan berkepanjangan. Bentuk yang paling parah dari kekurangan vitamin A adalah xeroftalmia atau kekeringan mata yang mengakibatkan kerusakan kornea sehingga menyebabkan kebutaan total. Banyak anak di negara berkembang telah menjadi korban. Salah satu cara mencegah hal ini adalah dengan memasukkan beta-karoten ke dalam makanan mereka.

Berapa banyak sebaiknya makan wortel?

Setiap orang dewasa disarankan mendapatkan asupan 600-700 mikrogram vitamin A per hari. Jumlah ini dapat dengan mudah didapatkan dari makanan yang seimbang, terutama karena vitamin A juga dapat terbentuk dari beta- karoten.

Untuk membentuk satu mikrogram vitamin A, Anda memerlukan enam mikrogram beta-karoten. Setiap 100 g wortel mentah mengandung 1.067 mikrogram vitamin A dalam bentuk beta-karoten (sekitar 6.400 mikrogram). Artinya, dengan 100 g wortel Anda sudah memenuhi lebih dari 1,5 kali rekomendasi harian rata-rata untuk vitamin A. Beta-karoten juga terdapat dalam buah-buahan dan sayuran lain, pada tingkat lebih rendah, terutama di kubis, buah-buahan berwarna gelap, sayuran berdaun hijau dan kuning atau oranye.

Bahaya kelebihan vitamin A

Terlalu banyak vitamin A juga berbahaya. Mereka yang kelebihan vitamin A mengalami gejala keracunan akut seperti mual, muntah, sakit kepala, pusing, penglihatan kabur dan kesulitan koordinasi otot. Hal ini terjadi bila mengkonsumsi vitamin A lebih dari 3000 mikrogram (dewasa) atau 600 mikrogram (batita) per hari.

Kelebihan vitamin A terutama disebabkan oleh penggunaan suplemen yang tidak tepat atau makan terlalu banyak hati dan produk hati. Kelebihan vitamin A karena mengkonsumsi wortel dan makanan kaya beta- karoten lain sangat jarang. Pengubahan beta-karoten menjadi vitamin A dilakukan secara selektif, bila tubuh sudah merasa cukup maka tidak semua beta-karoten diubah menjadi vitamin A.

(sumber)