artikelby: vito cafe on: 2011-06-26 00:03:50 telah dilihat sebanyak 9415

Minuman Bersoda Bisa Menyebabkan Serangan Jantung

Untuk kalangan anak muda mungkin sudah biasa meminum minuman bersoda. Karena rasanya yang segar dan memberikan sensasi yang luar biasa. Tapi jika berlebihan dan terus menerus diminum secara tiak langsung bisa beresiko mengalami SERANGAN JANTUNG!!!!. Soda adalah minuman yang terkenal. Soda dipopulerkan salah satu produsen minumen dari Amerika yang telah beroperasi dari tahun 1800-an. Saat ini, soda sudah menjadi salah satu pilihan minuman ringan yang disukai orang. Meski rasanya enak, Anda harus hati-hati karena ternyata terlalu banyak minum minuman jenis ini berisiko merusak kesehatan.

Seseorang yang minum minuman bersoda setiap hari, dalam empat tahun memiliki risiko terkena serangan jantung 40 persen lebih tinggi ketimbang yang tidak. Bukan cuma itu, kadar kolesterol jahat pun ikut naik akibat konsumsi soda berlebihan. Karena Soda terdiri dari fruktosa dan gula. Kalori yang dikandung sekaleng minuman itu 2% lebih banyak dari yang seharusnya diperoleh dalam satu hari oleh manusia berusia di atas usia 2 tahun. Anda harus paham bahwa soda umumnya tidak mengandung vitamin, mineral, serat, maupun protein. Jadi biarpun menyegarkan, soda sama sekali tidak menyehatkan.

Penelitian di Universitas California San Fransisco, Amerika Serikat, baru-baru ini membuktikan peningkatan konsumsi minuman ringan manis (soft drinks) memicu penyakit diabetes dan jantung. Menurut peneliti Dr Kirsten Bibbins Domingo, akibat konsumsi ini di negeri Abang Sam terjadi 130.000 kasus baru diabetes dan 14.000 kasus penyakit jantung.

Mengandung kafein yang menyebabkan meningkatnya frekuensi detak JANTUNG, naiknya tekanan darah, gula dalam darah, bertambahnya keasaman lambung, bertambahnya hormon-hormon dalam darah yang kadang bisa menyebabkan radang dan terlukanya lambung serta usus duabelas jari. Sebagaimana ia meningkatkan tekanan pada bagian bawah saluran makanan yang menyebabkan tertolaknya makanan dan zat asam dari dalam lambung ke tenggorokan (saluran makan), yang hal ini dapat menyebabkan rasa nyeri dan radang.

Ingatlah sebuah perlombaan ”Siapakah yang paling banyak meminum air bersoda” di Universitas Delhi, India. Yang menang dalam lomba itu telah meminum 8 kaleng yang akhirnya mati ditempat yang sama karena tingginya gas CO2 didalam darahnya yang berakibat tidak bisanya darah mendapatkan O2 secara normal. Sebagai akibat dari perlombaan itu, Rektor Universitas tersebut melarang penjualan air bersoda didalam Universitas.

Meski produsen soda berdalih bahwa produknya aman untuk dikonsumsi, telah banyak riset yang dilakukan yang membuktikan sebaliknya. Untuk menyikapinya, ada baiknya Anda bijak mencari banyak informasi. Selain itu, ada baiknya Anda memilih alternatif minuman lain yang lebih menyehatkan. Anda bisa mengganti soda dengan air putih, sari kedelai, susu, jus buah tanpa gula, teh hijau atau teh hitam, dan sebagainya. Karena sesunguhnya, tujuan dari makanan dan minuman yang kita asup adalah demi kesehatan dan kelangsungan tubuh kita.

 

(sumber)