artikelby: ahmad on: 2012-01-05 22:50:48 telah dilihat sebanyak 7793

Tips Menyimpan Bahan Makanan

Banyak dari kita yang masih seenaknya saja menyimpan bahan makanan. dan selalu asal saja memasukkannya ke dalam kulkas
Tidak semua bahan makanan bisa disimpan dengan perlakuan yang sama lho… Lain bahan makanan lain pula penyimpanannya agar pas kita mau mengolahnya masih tetap segar..Agar kesegaran terjaga dan tidak hilang zat gizinya, cermati sifat dari bahan makanan tersebut. Mungkin tips-tips di bawah ini bisa membantu kita semua.

1. Daging ayam dan daging sapi

Di Chiller(pendingin), bertahan selama 3-4 hari
Lebih lama, bekukan di freezer
Sebelum di simpan, cuci dulu, potong-potong sesuai kebutuhan
Bagi porsi untuk sekali masak
Simpan dalam wadah tertutup
Sebelum di simpan di freezer, simpan dulu di chiller, agar udara dingin merata ke seluruh daging, sehingga tidak membusuk di tengahnya.
Jika mau digunakan, pindahkan dulu dari freezer ke chiller semalaman, agar daging sudah tidak beku lagi dan masih segar saat di masak.

2. Ikan dan Seafood

Bersihkan dulu ikan, keluarkan isi perut dan insangnya.
Bisa di kasih bumbu dengan perasan air jeruk dan garam.
Rendam selama 5-10 menit, tirikan air dan darah kotornya.
Cuci di kran yang mengalir
Bungkus dalam kantong plastik
Simpan di freezer
Untuk udang dan ikan teri, buang kepalanya

3. Telur

Bisa bertahan 4 minggu dari tanggal pembelian
Bila sudah bersih bisa langsung di simpan di lemari pendingin
Jika kotor, bersihkan dulu, cuci bersih, keringkan baru disimpan.

4. Susu dan Yoghurt

Simpan di Chiller dengan suhu 4-6 derajat celcius, agar bakteri yang bermanfaat untuk pencernaan bisa hidup
Jika sudah dibuka sebaiknya dikonsumsi 2-3 hari sejak tanggal dibuka, walaupun tanggal kadaluarsa masih lama.

5. Keju

Bungkus dengan alumunium foil atau plastik yang kedap suara
Jauhkan dari bahan makanan yang berbumbu tajam karena akan diserap keju dan mempengaruhi rasanya.
Jika pnyimpanan benar, keju bisa di gunakan 2-4 bulan sejak tanggal pembelian.

6. Sayuran

Pisahkan sayuran berdasarkan jenisnya, untuk membedakan perlakuan masing-masing jenis sayur
Untuk jenis bunga, pilih yang tekstur bunganya cantik dan tidak lembek.
Untuk jenis umbi-umbian, tekstur pilih yang keras namun bentuk tetap menarik.
Untuk bisa tahan lama simpan sayuran di lemari pendingin.
Bersihkan sayuran sebelum disimpan, gunakan kain basah. Buang yang kotor seperti pangkal daun bawang atau seledri yang masih di tempeli tanah.
Hindari mencuci sayuran dengan air, agar sayuran tidak membusuk
Mencuci sayur dilakukan sesaat sebelum sayur dimasak
Bungkus sayur dengan kantong plastik, simpan di dalam lemari es
Sayuran bisa bertahan selama satu minggu.
Hindari menyimpan kol dengan bahan makanan lain, karena gas dari kol dapat merusak sayuran
Untuk taoge, rebus dulu, tiriskan baru di masukkan ke kitchen paper, masukkan ke dalam plastik baru disimpan di kulkas.
Untuk jamur, hindari mencuci jamur sebelum disimpan dalam lemari es. Bungkus rapat dengan kitchen paper, bungkus plastik, baru disimpan
Untuk menyimpan sayuran hijau, tempatkan pangkal sayuran atau akar ke dalam wadah berisi air dan bungkus daunnya dengan plastik hitam

7. Buah-buahan

Pisahkan dulu berdasarkan jenis buahnya
Bersihkan buah dari pestisida, caranya lap dulu dengan kain yang bersih
Hindari mencuci langsung dengan air karena mempercepat pembusukan.
Simpan dalam wadah plastik yang ada ventilasi, kemudian simpan di lemari pendingin.
Cuci buah sesaat sebelum diolah/dimakan.